Gerakan Pemuda Sukses dan Berkembang
TESTIMONI
FAQ
2. Menyediakan ruang ruamg dialog dan diskusi komunitas lintas usia dan latar belakang.
3. Menanamkan nilai akhlak, logika, dan spiritualitas dalam pembelajaran.
4. Mengembangkan sistem pendidikan holistik berbasis 7 pilar ( Akhlak, Bahasa, Logika, Matematika, Sains, Seni Keterampilan, Spiritualitas).
2. Berakhlak luhur = Nilai moral dan etika.
3. Mencari makna hidup = Reflektif dan spiritual.
4. Melalui budaya membaca dan dialog bersama = Mengandalkan kebiasaan intelektual kolektif.
SOSIAL MEDIA
QUOTES
APLIKASI GREENPES BAKANG
2. Memiliki "pengetahuan" tentang pengecualian umum, seperti kasus penguin yang Anda sebutkan.
3. Memberikan analisis yang lebih bernuansa, membedakan antara penalaran deduktif (yang pasti) dan penalaran induktif (berdasarkan kemungkinan dan pengamatan).
4. Menampilkan hasil perbaikan yang menunjukkan bagaimana argumen tersebut bisa diubah menjadi bentuk deduktif yang valid.
KAMUS GREENPES BAKANG
URUTAN STRUKTUR DASAR BERLOGIKA
dari mana kita mulai (term) β bagaimana kita membentuk proposisi β lalu menilai kebenaran β hingga menyusun argumen dan akhirnya menalar secara kritis.
β‘οΈ Fungsi: Bahan baku untuk membentuk proposisi.
β‘οΈ Contoh: "Manusia", "Fana", "Socrates", "Keadilan".
β‘οΈ Gunakan definisi genus-diferensia, operasional, atau nominal.
β‘οΈ Contoh: "Manusia = makhluk hidup rasional (genus: makhluk hidup; diferensia: rasional)".
β‘οΈ Fungsi: Membangun pengetahuan, klaim, premis, dan kesimpulan.
β‘οΈ Contoh: βSocrates adalah manusia.β
π Apakah proposisi itu benar (sesuai realitas / koheren / semantik)?
β‘οΈ Dua nilai dasar: True (T) atau False (F).
β‘οΈ Di sini logika formal memeriksa validitas struktur:
Jika premis benar dan struktur valid β kesimpulan pasti benar.
β‘οΈ Contoh:
Semua manusia fana.
Socrates adalah manusia.
β‘οΈ Maka: Socrates fana.
β‘οΈ Di sinilah logika menjadi alat berpikir kritis.
Apakah term jelas?
Apakah proposisi valid?
Apakah argumen logis?
Apakah ada sesat pikir?
Sebuah argumen valid jika kesimpulannya harus benar jika semua premisnya benar.
2. Sound (Sahih dan benar secara faktual).
Sebuah argumen sound jika,Valid secara logis, dan Semua premisnya benarΒ secaraΒ faktual.
π DIAGRAM KONTINGENSI
Hubungan antara: Perlu β Mungkin β Mustahil β Kebetulan
[ REALITAS ]
β
ββββββββββ¬ββββββββββ¬βββββββββββ
β Perlu β Mungkin β Mustahilβ
β (β‘P) β (βP) β (Β¬βP) β
ββββββββββ΄ββββββββββ΄βββββββββββ
β
[KONTINGENSI]
β
Suatu hal yang TIDAK:
- Harus (Perlu)
- Mustahil
β
[KEBETULAN]
= Kontingensi aktual
= "Terjadi, tapi tidak harus"
π 1. DIAGRAM LOGIKA TANYA-JAWAB: Jenis Kemungkinan dalam Argumen
Tujuan: Membantu kita mendeteksi dengan tepat apakah pernyataan itu termasuk kemungkinan logis, empiris, atau metafisik β agar tidak tercampur aduk dalam debat atau analisis argumen.
π DIAGRAM PERTANYAAN KLASIFIKATOR
ββββββββββββββββββββββββββββββ
β Apakah secara logika mungkin? (β kontradiksi) β
ββββββββββββββββ¬ββββββββββββββ
βYa
β
ββββββββββββββββββββββββββββββββββββββββββββββ
β Apakah secara fakta atau hukum alam bisa? β
ββββββββββββββββ¬ββββββββββββββ β
βYa βTidak
β β
ββββββββββββββββββββββββββββ βββββββββββββββββββββββββββββββββ
β EMPIRIS: Bisa diuji β β METAFISIK: Tak teruji tapi β
β dengan data. β β mungkin secara bayangan duniaβ
ββββββββββββββββββββββββββββ βββββββββββββββββββββββββββββββββ
LATIHAN SOAL
BAGAIMANA PENILAIN MEREKA TERHADAP GREENPES BAKANG ?